IWIMA Kolaborasi dengan LP Ma’arif NU Kota Pekalongan Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi Guru dan Tata Usaha dalam Pengelolaan Media Sosial Sekolah

29 Juli 2026 - 34x Dilihat

Pekalongan, 26 Juli 2026 — Institut Widya Pratama (IWIMA) kembali menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi bersama Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kota Pekalongan dalam kegiatan workshop peningkatan kompetensi guru dan tenaga tata usaha sekolah dalam bidang pengelolaan media sosial dan teknik publikasi sekolah.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 26 Juli 2026 ini diikuti oleh guru dan tenaga tata usaha dari sekolah-sekolah di bawah naungan LP Ma’arif NU Kota Pekalongan. Workshop tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan sumber daya manusia sekolah dalam memanfaatkan media digital secara efektif, kreatif, dan bertanggung jawab untuk mendukung penyebarluasan informasi dan publikasi kegiatan sekolah.

Dalam perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, media sosial telah menjadi salah satu sarana komunikasi yang penting bagi lembaga pendidikan. Media sosial tidak hanya digunakan untuk menyampaikan informasi kepada siswa dan orang tua, tetapi juga dapat menjadi media untuk memperkenalkan berbagai program, prestasi, kegiatan pembelajaran, serta potensi sekolah kepada masyarakat luas.

Melalui workshop ini, peserta mendapatkan pemahaman dan keterampilan praktis mengenai pengelolaan media sosial sekolah, mulai dari perencanaan konten, penyusunan informasi, pemilihan media yang sesuai, hingga strategi penyampaian informasi agar lebih menarik dan mudah dipahami oleh masyarakat.

Selain pengelolaan media sosial, peserta juga mendapatkan materi mengenai teknik publikasi sekolah. Materi ini diarahkan agar setiap kegiatan dan capaian sekolah dapat dikemas menjadi informasi yang menarik, informatif, dan memiliki nilai publikasi. Dengan kemampuan tersebut, sekolah diharapkan mampu membangun citra positif sekaligus meningkatkan komunikasi dengan masyarakat.

Materi workshop disampaikan oleh Bapak Rizki Wijanarko, M.Kom., yang memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi digital dan media sosial sebagai instrumen komunikasi dan publikasi bagi institusi pendidikan. Peserta tidak hanya memperoleh materi secara teoritis, tetapi juga diarahkan untuk memahami penerapannya dalam kebutuhan publikasi sekolah sehari-hari.

Ketua LP Ma’arif NU Kota Pekalongan, Bapak M. Subhan, S.Kom., menyampaikan pentingnya peningkatan kemampuan guru dan tenaga tata usaha dalam mengelola media sosial serta melakukan publikasi sekolah secara profesional.

Menurutnya, perkembangan media digital memberikan peluang besar bagi sekolah untuk membangun komunikasi yang lebih luas dengan masyarakat. Oleh karena itu, kemampuan mengelola media sosial dan membuat publikasi yang baik menjadi salah satu kompetensi yang perlu dimiliki oleh tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan.

Kolaborasi antara IWIMA dan LP Ma’arif NU Kota Pekalongan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan dalam menjawab kebutuhan perkembangan teknologi di lingkungan sekolah. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam memberikan pendampingan dan transfer pengetahuan kepada masyarakat melalui keahlian yang dimiliki oleh dosen.

Bagi Institut Widya Pratama, kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian tidak hanya diarahkan untuk memberikan pengetahuan, tetapi juga diharapkan mampu memberikan keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung oleh masyarakat dan mitra.

Melalui kegiatan workshop ini, IWIMA berharap guru dan tenaga tata usaha di lingkungan LP Ma’arif NU Kota Pekalongan dapat semakin percaya diri dalam mengelola media sosial sekolah dan menghasilkan publikasi yang kreatif, informatif, serta sesuai dengan karakteristik lembaga pendidikan.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran Institut Widya Pratama sebagai mitra strategis masyarakat dalam menghadapi perkembangan teknologi digital dan mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang semakin adaptif, kreatif, dan berdaya saing.